BANYUMAS - Pemerintah Kabupaten Banyumas terus menaruh
perhatian serius terhadap pemenuhan hak pendidikan bagi generasi muda. Melalui
Rapat Koordinasi Progres Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) Kabupaten Banyumas
yang digelar pada Selasa (9/6/2026) di Pendopo Si Panji Purwokerto, Bupati
Banyumas Sadewo Tri Lastiono dalam membuka kegiatan tersebut menegaskan akan
pentingnya memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan yang sama untuk
kembali mendapatkan haknya atas pendidikan. Ia juga meminta agar setiap data
anak yang telah teridentifikasi segera ditindaklanjuti dan dicarikan solusi
konkret bersama.
“Yang kita perlukan adalah pendekatan yang lebih komprehensif, menyentuh akar permasalahan, serta melibatkan seluruh pihak yang memiliki kedekatan dengan anak dan keluarganya,” tegasnya.
Sementara
itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas Widodo Sugiri dalam laporannya
menjelaskan bahwa pihaknya dalam memetakan kondisi di lapangan secara
terintegrasi, telah mengembangkan aplikasi SIPATAS sebagai instrumen perekaman,
verifikasi, dan intervensi data ATS secara detail.
Lebih jauh Ia mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk menggalang komitmen dan sinergi lintas sektoral dalam mengakselerasi penanganan sisa ATS di masing-masing wilayah menuju target validasi 100%.
“Kami menyadari bahwa hasil intervensi SIPATAS ini masih sangat dinamis dan survei lapangan terus bergulir demi menghasilkan basis data tunggal yang valid untuk dasar kebijakan daerah. Sinergi kuat dari seluruh lintas sektoral, khususnya para Camat, sangat kami harapkan untuk mengawal gerakan ini di wilayah masing-masing,” pungkasnya.