Kabupaten Banyumas tengah melangkah mantap menjadi barometer prestasi olahraga dan kelestarian budaya di Jawa Tengah. Melalui visi Bupati Sadewo Tri Lastiono dan Wakil Bupati Lintarti, program Trilas hadir sebagai motor penggerak untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet sekaligus modernisasi sarana olahraga hingga ke tingkat desa.
Pemerintah Kabupaten Banyumas menyadari bahwa prestasi hebat bermula dari fasilitas yang memadai. Oleh karena itu, Pemkab mencanangkan target ambisius namun terukur berupa revitalisasi infrastruktur yakni perbaikan 130 lapangan desa sebagai fasilitas olahraga dalam kurun waktu 5 tahun dimana dipastikan setiap tahunnya akan ada 27 lapangan yang direnovasi dan ditingkatkan kualitasnya.
Kolaborasi antara Dinporabudpar dan Dinsospermasdes yang akan aktif memfasilitasi usulan perbaikan lapangan yang datang langsung dari Pemerintah Desa. Ini memastikan bahwa pembangunan bersifat bottom-up dan sesuai dengan kebutuhan nyata warga di desa.
Selain lapangan olahraga konvensional, program Trilas juga menyasar gaya hidup sehat masyarakat perkotaan dan perdesaan dengan membangun 4 titik Jogging Track baru. Fasilitas ini dirancang agar masyarakat Banyumas memiliki ruang publik yang representatif untuk berolahraga ringan sekaligus menjadi sarana interaksi sosial yang positif.
Bukan hanya soal fisik bangunan, peningkatan prestasi juga dilakukan melalui pembenahan manajemen. Pemkab Banyumas berkomitmen melakukan pembinaan terhadap 4 organisasi keolahragaan utama setiap tahunnya. Fokus pembinaan ini meliputi:
Program ini mengintegrasikan semangat olahraga dengan kelestarian seni budaya. Dengan fasilitas lapangan yang baik di desa-desa, ruang tersebut kini tidak hanya menjadi pusat latihan fisik, tetapi juga menjadi tempat pagelaran seni dan budaya lokal, menciptakan ekosistem masyarakat Banyumas yang sehat jasmani dan kaya akan nilai-nilai luhur budaya.
"Kami ingin memastikan bahwa bakat-bakat muda Banyumas, baik di bidang olahraga maupun seni, tidak lagi terkendala oleh fasilitas. Dengan lapangan yang representatif di setiap desa, kita sedang membangun fondasi bagi lahirnya juara-juara masa depan." — Komitmen Trilas Sadewo-Lintarti.