Tanggal : Rabu, 12 Agustus 2026
Penjelasan:
Beredar sebuah unggahan di media sosial yang mengeklaim bahwa efek samping berbahaya vaksin DPT Daptacel sengaja disembunyikan. Beberapa efek samping berbahaya yang disembunyikan itu di antaranya “bayi boneka”, kejang, pingsan, menangis tak henti, dan saraf mati pelan-pelan.
Faktanya, klaim yang menyebutkan efek samping berbahaya vaksin DPT Daptacel disembunyikan adalah hoaks. Dilansir dari tirto.id, dokumen resmi U.S. Food and Drug Administration (FDA) mengenai Daptacel memang mencantumkan hypotonic-hyporesponsive episode (HHE) dan kejang sebagai kejadian yang perlu diperhatikan dalam menentukan pemberian dosis berikutnya, setelah vaksin pertusis sebelumnya. Namun, pencantuman kejadian tersebut tidak berarti bahwa Daptacel terbukti menyebabkan kondisi tersebut secara massal. Selain itu, data dalam tabel uji klinis pada dokumen tersebut menunjukkan bahwa tidak ada kejang yang dilaporkan dalam tiga hari setelah pemberian Daptacel pada uji yang dicantumkan. Untuk informasi mengenai potensi kejadian setelah vaksinasi dan informasi produk tersedia dan dapat diakses oleh publik, yaitu pada laman CDC www.cdc.gov.